Puisi: Rambling

Standard

Yang datang malah pergi tanpa meninggalkan kata

Dikatakan agar tetap hadir malah melengos seakan tak kenal

Diusir satu kali malah raib hanguskan jejak jadi abu lalu melayang

Sayang, hati tak cukup kompak dengan bibir yang acuh

 

Kecewa,

Begitu saja?

Ini persis akan sketsa naif

 

Jangan ge-er, Saya tidak sedang bicara tentang Anda

Saya bicara tentang Saya sendiri

dan… keadaan yg Saya buat sendiri

Paragraf ini, Saya sedang bicara tentang banyak hal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s