Puisi: Ini Tentang Paling dari yang Paling

Standard

Siapa kira akhirnya lidah ini sungguh mengaku?

(Hanya saja tetap!) Dalam jedah napas yang hening

Siapa kira badan ini sungguh terhentak kaku?

(Hanya saja tetap!) Hanya ketika langkah2 para sang-hidup itu membeku

 

Kenapa!?

Umm.. Angap saja ini sebuah perjanjian dengan yang paling menjanjikan

 

Tahukah?

Rasa… damainya berjuang pada mahligah pertahanan paling akbar

Rasa… dijaga dengan sentilan-sentilan melalui bisikan cinta dari yang paling mencintai

Agar ini tetap suci (katanya)

Seperti menjaga kucing liar,

Sekeras apapun dilatih dan dijinakkan tetap saja tak kan sepenuhnya jinak

Biarlah, menandakan ini hidup

“Hidup” dengan terhormat,

Sekarang? biarlah jadi anyaman cerita atau tumpukkan puisi saja

^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s