puisi: Legah

Standard

(Pernah) Katakan bahagia

Saat bersama

(Pernah) Katakan sakit

Saat bersama

 

Mudah buatnya

Jadikan ku senyum

Mudah buatnya

Jadikan ku tangis

 

Cukup dengan nya senyum

Atau cukup dengan nya abaikan

 

Kemarin

Menangis,

Marah,

Benci

 

Hanya karna lihat nya jalan lurus

Tanpa sedikit saja sempat berpaling

Lihat aku

Ada

Berdiri ditepi jalan

 

Sekarang

Bahagia,

Bersyukur

Lihat dia di sana jg bahagia

 

Legah,

Tak lama dirinya

Legah,

Dia putuskan pergi

 

Bukan yang terbaik

Untuk menetap

(Pernah) Datang…

Lalu pergi (cepat)

 

Legah,

Sadar,

Dia bukan yang pantas😉

Bukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s