Tetap Saja Kosong

Standard

 Di atas lembar putih kosong

Ku coba tuangkan semua pekik hati

Bermaksud tebarkan peluh dalam raga

Curahkan rasa dalam rangkaian kata

Puluhan kalimat seakan berlomba

Keluar dari syaraf tuk lampiaskan

Berkelit, tapi henti di ujung lidah

Hingga lembar putih ini,

Tetap saja, kosong…

Berulang kali tarik ulur mata pena

Tuk sentuh lembar putih ini

Masih tak dapat tentukan,

Kata apa yang harus ku pakai

Agar kau mengerti

Agar kau tak salah menilai

Bahkan aku tak dapat tentukan

Genre apa yang kan ku tulis

Puisikah? Lirik lagukah? Cerpenkah?

Kau tahu kenapa?

Karena kau menggangguku

Karena kau mengusik bayanganku

Kau kacaukan impuls dalam syarafku

Hingga lembar putih ini

Tetap saja, kosong…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s