The Last Ceremony

Standard

Yups, setelah dua belas tahun gue sekolah pake seragam baju putih dan

berhubung gue gk punya photo waktu upacaranya, lapangannya aja deh, gpp y?🙂

tinggal warna roknya aja tuh diganti-ganti, maka hari ini adalah hari senin terakhir upacara bendera merah putih bendera tanah airku ini. Aseeeeekk. Gak cuma itu yang buat upacara kali ini berbeda dan lebih special, tapi karena pembinanya adalah The Best of the Best Teacher in SMA Plus Negeri 17 Palembang, MAM WYD… *Serius lu, Ra? Emang sih sebelumnya Mam Wid dah pernah bilang, untuk upacara bendera agaknya sedikit sekali kemungkinan mam bakal datang, karena kesehatan yang kurang memungkinkan, nah loh apalagi jadi pembina! Gue juga surprise waktu mam wid jadi pembina, sedikit was-was juga, sanggup gak ya? sanggup gak ya? Iyeee, gue tau mam wid jagoan, tapi….

            Jangan ngaku warga besar 17 deh kalau lho gak kenal mam wyd, gue ulangi lagi, dia adalah The Best of the Best Teacher in SMA Plus Negeri 17 Palembang. Diem-diem gue ngefans banget sama ni guru. Pertama, karena guru itu bukan sekedar profesi dia, tapi guru adalah dia, ya dia. Dia gak kan balik halaman sebelum semua siswanya paham betul konsep yang dia ajari sebelumnya, dengan gaya kocak dan tomboy abis dia sukses nyihir kita untuk hapal deret volta, sistem kerja elektrolisis, hapal sistem periodic dan makanan-makanan lezat lainnya *loh salah, kimia maksudnya. Jadi kalau menurut gue, gak ada bosennya deh diajar mam wid. Dan dia itu selalu penuh cerita dengan ribuan pengalamnnya. Gak salah lah kalau prestasi terus nempel di dirinya. Kedua, karena beliau adalah ibu yang hebat B A N G E T(*yang gue lihat sih gitu). Beliau single parent, but beliau sukses-sukses aja bentuk putra semata wayangnya jadi orang yang bisa mikir (catatan: gue gak mau terlalu banyak muji anaknya, gede kepala ntar! Anaknya, temen gue masalahnya, plus gue kan ngefans sama emanknya aje🙂 ) Ketiga, mam wid itu seorang wanita yang frontal banget. Dia gak pernah takut mengutarakan pendapatnya, sekalipun dihadapannya kepsek (baggoooooeeeessss #four thumbs up for her). Pokoknya suka banget sama stylenya. KEREEEEEEN…. (Oh itu toh alasan lho suka sama mam wyd ra?  Yaaaa selain alasan yang dah gue sebutin di atas, gue suka sama keberaniannya dalam jalanin hidup *wuuu kalimat gue daleeeem! Ckckck. dia juga seeeeehhh, sering curcol di kelas about her life with her son . gue juga sering buka blognya. Oh ya, beliau juga suka nulis loh, dia salah satu motivator gue bikin blog!)

Ok ok, back to our topic. Seumur-umur gue belum pernah meratiin dari A-Z isi pembinaan pembina upacara, karena menurut gue itu hal yang paling membosankan, bayangkan kita harus dengar pembina upacara ngomong yang sebenarnya kita dah tau apa yang mau diomongin (yah, seputar kebersihan + motivasi diri lah, kurang lebih kayak itu *kata temen-temen gue yang sering meratiin sih gitu!) dan kita harus stay cool berdiri siap di lapangan!? Tapi hari ini (jreng… jreng… jreng…) gue paham cuy isinya😀 dengan intonasi yang tegas dan logat bahasa inggrisnya yang gak diraguin lagi itu, beliau berhasil ngetuk hati gue buat dengar isi pembinaannya. Asyiiiiik asyiiiik….. so, I heard there are three points in her speech, there are;

1.      Be honest, believe in yourself, don’t cheat to your friend’s work, especially when test go on;

2.      To be careful write or comment in internet website (jiahahai…. Yang ini gue ada pengalaman pribadi. Kacau…. Kacau…..);

3.      Don’t use google translate  to translate your paper (BUGEMM).

Yeah, I get it!!!

Four thumbs up for her!!!

 Bagi lu yang pengen lebih kenal idola SMA gue satu ini, lho bisa buka link ini wydpress.wordpress.com😀

2 responses »

  1. revision for the 1st summary point: lets try being honest in everything, everytime, and everywhere… (thinking it’s what i said…)

    thx god… there’s the one (at least) who could understand what i was talking abt🙂

    waduh ra, ada point penting yang lupa disertakan dalam tulisan tentang maam wyd. yaitu: cantik hahahahahaha….

    • oh my God, obvious it still be not complete. ok mam thanks for correction😀
      and also thanks for coming in

      waduh, yang ini kesalahan fatal, ampun mam, ampuuuun….
      “oh ya guys once more about her, she is a beautiful teacher (absolutely)”
      hhahahaha ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s