Gue Ciptain Lagu???

Standard

Tiara nyiptain lagu??? GAK MUNGKIIIIIN. Boro-boro ciptain lagu, mainin alat musik aja “buta” banget banget banget…. Suara pas-pasan. oh no, how poor I am… pernah sih punya niat pengen bisa main alat musik, nih urutan alat musik yang pengeeeeen banget gue kuasain dari zaman bakholak; keyboard, dram (baru sih pengennya, tapi kayaknya keren aja kalau bisa main alat musik yang satu ini! motivator yang lain? nggak…), and gitar. glekk, tapi sialnya itu baru sebatas keinginan belaka -_-”

Tapi bad news nya, tugas ujian praktek kesenian adalah “MENAMPILKAN LAGU KARANGAN SENDIRI” (what the h*ll!) secara berkelompok. Duuuh, mulai deh kebingungan gue. Tapi beruntungnya, gue kedapetan kelompok yang bisa dibilang mereka jago laah dalam musik-memusik, they are: Muhammad Kisti, Muhammad Fajriandi, Syarifatul Adlah and Herza Olivina. Gue sih beruntung…, tapi kasihan mereka; secara gue gak bisa ngapa-ngapain. Yah, terpaksa deh pasal gak bisa main alat musik apapun, gue ditempatin di vokal (*serius? yeah..)

Tapi gak apes-apes banget sih hidup gue, paling gak karena hobi gue suka nulis, gue diminta untuk ngarang lirik. Hufft, legah juga hidup gue gak sesia-sia yang gue bayangkan dalam dunia musik-memusik ini, Tuhan..! walau gue tahu dan paham sepaham-pahamnya, kalau lirik yang gue buat itu biasa banget, karena mereka juga dah minta liriknya bukan sebuah puisi, ya sudah alhasil “asal jadi”!

Baik, lirik selesai seminggu sebelum tampil. Lalu musik? nada? partitur? melodi? harmoni? perkusi? (*stop please..) gue angkat tangan! Bukan karena gue gak mau, tapi emang karena GAK BISA, teman.

H-1 (baca: H min satu) akhirnya menjadi hari pilihan kami untuk memulai latihan. Baik, H-1 dari berbulan-bulan yang telah diberikan, sampai-sampai gue lupa tepatnya kapan tugas ini mulai diberikan; semester satu atau dua ya? *bodoh amat mikirinnya… yang gue pikirin, ini H-1, guys! Dan kita belum siap apapun. Mau jadi apa?????? Huaaaah…. Masih kacau banget.. terutama karena suara gue GAK banget.

Untunglah Fajri menyelamatkan dengan sisi kreatifnya dibalik hampir semua sisi kegilaannya itu dengan membuat nada untuk lagu kelompok kami. Thanks, ya, Ri. Banyak hal lucu dan tak terduga dalam latihan kemarin, secara gue sekolompok dengan fajri dan herza, gimana coba!? Dan satu lagi kejadian alam yang jarang banget terjadi; KISTI NYANYI, teman-teman!!!! :) gue tahu banget, kalau dia tuh gak pernah mau disuruh nyanyi, walau seperangkat alat karaoke baru telah difasilitasi di kamarnya sendiri dan walau dia ditraktir karaoke sekalipun, dia gak bakal mau disuruh nyanyi. Tapi apa boleh buat, no choice untuk kal ini, dia harus nyanyi supaya suara gue gak lari dari tempo atau apapun itu ^_^. Sorry y, kis😀

Yups, hari H nya tiba, dimana kita harus tampil (HARUS!). waktu kita gladibersih sama temen-temen kelas lainnya. Gue tambah ciut boss, kelompok lain BAGUS-BAGUS banget. Kelompok ferdi (kita bersinar), acik (sahabat), randi (masa akhir sekolah), dyer (my wish), santrio (mimpi bukan khayalan) SUMPAH mereka keren abiss! Gue lemes… boro-boro bagus, fix aja belum. Tuhan….

Tapi kisti kembali nyemangatin kita-kita. Kalau kita pasti bisa. Yah, gue yakinin diri ajalah, walau gak yakin sebenarnya. Hufft…

Kelompok gue tadi dapet urutan terakhir, cukup untuk memecahkan mental dengan performance teman-teman yang lain, terima kasih! Pas giliran kita nampil, kita dah nervous banget, seolah-olah kita dah tau apa yang mau dikritikan Pak Priyo (Dewa dari segala dewa musik! Percayalah!), seperti-> partiturnya ancur, harmoni kacau, dll. Sampai-sampai Ayi minta kita merubah partitur, yah jadilah perdebatan kecil antar Ayi, Kisti dan Fajri sebelum tampil. Gue nengahin, udah gak mungkin merubah ini-itu segala macam, tampilkan ajalah sesuai latihan, masalah perbaikan nanti lah. Dengan segala kekacauan dan ketidak percayaan diri kita memainkan lagu SAHABAT.

Setelah nampil, saatnya untuk Dewa berbicara. Yah, tidak jauh meleset dari tebakan, tapi gak nyangka, dia juga bilang: partitur OK, melodi mendukung, harmoni OK, perkusi BAGUS. Selamat, teman-teman. Kalian hebat! Huaaah legaaaaaah dah selesai. Untuk yang terakhir kalinya deh yang kayak gini🙂 , cukup!

Eh, gue post juga ya liriknya, nih:

SAHABAT

awal berani menitih langkah

hanya ditemani hasrat yang besar

masih berselimut rasa ragu

tapi kini sirna karna kau sahabat


reff: kutemukan arti sebuah persahabatan

dan kulantunkan senandung lagu

tanda persahabatan

indahnya saat bersamamu

hingga tak kuragukan berbagi denganmu


tak kan pernah kulupa

hitam putih kehidupan

selalu ada kau temani aku

tak kan pernah kulupa

saat ku gunda selalu ada kau damping aku sahabat


sampai tapal batas juang

masih terkenang indahnya bersamamu, sahabat

walau kelak jauh kita berpisah

nyalakan eforbia kemenangan

Akhir kata, thanks a lot atas kerjasamanya buat kisti, fajri, ayi, dan herza. Kalian banyak membantu dalam ujian praktek kesenian terakhir kali di masa SMA ini. All of you will be part which saved in my mind. thank you… *sayang banget gak ada photo waktu nampil tadi! Yah, photonya cukup diingatan saja lah ya… ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s