Who am I!?

Standard

Hey my lovely blog, kali ini tulisan gue agaknya bertemakan NARSIS. Huaaaahhh… Why could be narsis? Karena, tulisan gue kali ini khusus show up diri gue sendiri. Bosen ngomongin sesuatu yang ada di sekeliling gue seperti biasanya, so kali ini gue pengen memperkenalkan siapa sebenarnya gue. Disini gue gak cuma memperkenalkan diri gue sebagaimana tiara yang teman-teman gue kenal seperti biasanya. Mungkin gue akan lebih show up pola pikir gue, gimana cara gue memandang suatu masalah dan gimana cara gue menyelesaikannya.

Well, kita mulai dari nama gue. Nama gue TIARA. Heyy, kamu tau arti dari nama tiara? Tiara itu artinya mahkota bersusun tiga loh!, gak tau juga sih alasan kenapa gue diberi nama tersebut, mungkin karena gue anak pertama, dan mahkota bersusun tiga itu adalah gue dan kedua orang tua gue, dan mungkin jugaaa, karena orang tua gue berharap gw bisa seperti tiara; kokoh, kuat, dan berharga🙂 hha… anggaplah seperti itu.

About my life…. Gue cewek yang mandiri (paling gak gue selalu coba untuk jadi seperti itu) dan tegas sama hidup gue (absolutely). Gue ngelakuin itu semua karena gue gak mau diremehin oleh hidup gue sendiri, gue bertekad untuk harus punya peran penting dalam hidup gue. Satu hal lagi dan yang terutama, gue pengen gak cuma bisa bahagiain ortu, tapi juga banggain; gue gak mau cuma jadi teman yg biasa, tapi gue juga pengen jadi sahabat yang baik buat orang-orang disekeliling gue; gue gak mau kalau gue gak ada artinya buat hidup gue sendiri; Gue harus jadi peran utama dalam hidup gue. Ya peran utama, pelakon utama dalam skenario hidup gue…

Yupz, sebagai seorang remaja, gue juga pernah ngerasain apa yang dirasakan remaja lainnya. Tapi apa, itu semua hanya membuat gue sakit dan terlihat BODOH. Percuma, kan!!!? Hidup gue terlalu besar hanya untuk memikirkan hal kecil seperti itu. Gue gak mau dibodohin oleh hidup gue sendiri guys, apalagi oleh orang lain. No way!

Well, gue juga manusia biasa, tidak hanya ada kekuatan dalam tubuh gue, tapi juga tertimbun banyak kelemahan. Terkadang banyak hal yang membuat gue merasa lemah, banyak hal yang membuat gue ingin merasa manja, tapi setelah itu gue akan mikir gak ada waktu untuk bersikap lemah, tiara! gak ada waktu untuk megeluh! Walau sering kali keluhan itu keluar tanpa sengaja dari bibir gue, dengan harapan akan ada seseorang yang care sama gue, tapi nihil… gak ada yang benar-benar tulus care sama gue (except my family of course). Itu hanya membuat gue muak sama gue sendiri (disgusting: berharap ketulusan dari orang lain). Sehingga gue memutuskan akan untuk tetap diam. Gak ada waktu untuk itu semua. Itu semua hanya buang-buang waktu emas gue. Semacam inilah yang terkadang membuat gue “dingin” sama perasaan-perasaan itu. Sebenarnya salah besar kalau kalian beranggapan seorang tiara gak akan terpikir/berharap akan “ketulusan semacam itu”, tapi lihatlah, dalam kenyataannya memang betapa bodoh orang yang berharap itu, terus saja tersakiti! Tapi BODOHnya, gw masih saja terus-menerus berharap menjadi salah satu dari “orang-orang bodoh itu”, mengharapkan sebuah ketulusan dari seseorang. Bodoh…..!!!

Yah, sekali lagi gue akan bilang, “hidup gw terlalu besar hanya untuk memikirkan hal-hal kecil seperti itu”

Gue sadar ada banyak kenikmatan lainnya di dunia ini, gue gak mau picik dengan hanya memikirkan hal-hal yang memang gak seharusnya untuk dipikirkan.

Terkadang memang menyebalkan untuk selalu berpura-berpura menganggap semuanya baik-baik aja. Tapi gak ada jalan lain selain menganggap semuanya baik-baik aja. Kini gue mencari kebahagiaan dengan cara memberi kebahagiaan itu kepada orang lain. Gue berharap dengan cara itu, dengan cara melihat tawa itu, gue juga turut bersuka cita. Gue yakin, melihat orang bahagia karena tindakan kita pasti menyenangkan….

Tersenyum, adalah salah satu obat terjitu gue untuk menghilangkan, ya paling tidak untuk menyembunyikan semua masalah gue. Dengan tersenyum, semua masalah gue jadi keangkat satu level diatasnya =), paling nggak orang gak kan tahu kalau sebenarnya gue lagi ada masalah (it’ll be better! ^_^) Ya, gue bisa dibilang moody-an banget, setiap hal sangat mudah untuk mempengaruhi mood gue, dengan mudah sesuatu akan membuat gue seneeeeng banget atau malah itu memaksa butiran-butiran air mendesak keluar dari kelopak mata gue, terkadang kamu gak kan sadar kalau perlakuan kamu itu membuat gue merasa bahagia, atau malah sebaliknya. Sudahlah, bukankah senyum itu ibadah!? gue senang melakukannya, karena akan terdapat kenyamanan dari setiap orang yang melihat sebuah senyuman itu.

Hmm… sebagai manusia biasa, tubuh gue gak sepenuhnya suci tanpa dosa, gue juga bisa membenci, gue juga bisa marah, gue juga sering merasa tidak adil (walau sebenarnya gw tahu dengan jelas, kalau Allah SWT itu dah baik banget sm hidup gue). Tapi setelah itu gue akan mikir, kalau gue gak mau hidup gue gak tenang gara-gara perasaan gue sendiri, apalagi oleh karena orang lain… hidup gue terlalu indah, hanya untuk dihiasi noda-noda hitam seperti itu.

Dan akhir kata, gue bahagia jalanin hidup sebagai seorang tiara. Gue syukuri atas itu dan gue gak mau buat Tuhan merasa sudah salah memberikan nikmat-nikmat itu kepada gue, maka nikmat itu gak kan cuma jadi sesuatu yang habis dinikmati sepah dibuang. Tapi, hal itu semua akan jadi modal buat gue untuk gue memetik bintang, melukis pelangi di atas kanvas biru Yang Maha Kuasa dan berayun manja di lengkungan bulan nantinya. Gue janji…..

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s