Malam

Standard

Sunyinya membuat ku terdiam

Dinginnya angin membuat tulang sekujur tubuh terikat kaku

Yang bisa,

Hanya diam terpaku memandang dan mendengar

Memandang impian yang bersinar di tengah kegelapan

Suara desiran pasir membuat ku semakin hanyut dlm keindahan malam

Bisikan alunan daun bagai sebuah kereta yang menjemput

Mengajak beralun mesra dengan ketakjuban malam

Berayun ditengah indahnya lengkungan bulan

Merasakan kelembutan sentuhan Sang Raja Malam

Menari di temani bintang-bintang yang menyapa

Berputar menebarkan gaun

Membagi tabir senyuman pada semua yang dijumpai

Semua terasa indah,

Titik-titik cahaya itu memberikan ketenangan dalam jiwa n pikiran

Sampai akhirnya ku sadar, ku hanya seorang yang diam berdiri di jendela kamarnya,

Menyaksikan keagungan Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s